Polda Jateng Berhasil Ringkus Perampok Rp 2,2 Miliar

polda jateng ringkus perampok
Konferensi pers penangkapan perampok dengan total kerugian 2,2 M, 22 Juli 2020. (FOTO: Humas Polda Jateng)

Terkini.id, Semarang – Delapan orang nekat merampok di rumah seorang pengusaha asal Kabupaten Kudus. Kasus pencurian dengan modus kekerasan ini telah ditangani oleh Polda Jateng.

Tujuh orang sudah ditangkap serta satu lainnya masih buron atau DPO.

Konferensi pers digelar Rabu siang 22 Juli 2020 dihadiri oleh Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna, Direktur Kriminal Umum Kombes Pol Wihastono Yoga Pranoto, Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma, Kasat Reskrim Polres Kudus AKP Agustinus David P dan Kasubdit 3 Jatanras AKBP Gultom.

“Para pelaku ditangkap di wilayah kuningan pada tanggal 20 Juli kemarin” ucap Kabidhumas Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna.

Kejadian bermula pada Kamis tanggal 9 Juli 2020 sekira jam 21.00 – 00.15 wib, saat korban dan pembantu di dalam kamar rumah tiba-tiba listrik padam.

Saat korban bermaksud menghidupkan meteran listrik, korban di sekap empat orang dengan menggunakan parang. Korban dan sang pembantu akhirnya dimasukkan ke dalam kamar dalam keadaan mata dan tangan dilakban.

Selanjutnya para pelaku mengambil barang milik korban, dengan merusak pintu kamar dan mencokel brangkas yang ada di dalamnya. Adapun DVR CCTV sudah di rusak turut dibawa para pelaku.

“Dari hasil penyidikan kita bahwa tidak ada hubungan antara korban dan pelaku.” kata Direskrimum Kombes Pol Wihastono Yoga Pranoto.

Barang diambil adalah uang tunai Senilai Rp. 1.200.000.000,-(satu miliar dua ratusjuta rupiah), 76 (tujuh puluh enam) lembar sertifikat, berbagai macam uang asing, berbagai jenis perhiasan emas seberat 970 gram, 1 buah mobil innova reborn dan mobil yang digunakan pelaku mobil box.

Dengan total kerugian ditaksir kurang lebih Rp. 2,2 M.

Barang bukti yang disita diantaranya uang satu milyar enam ratus tiga puluh enam juta rupiah, dua ribu delapan ratus lima puluh lembar berbagai macam uang asing yang ditaksir sebanyak 700 juta rupiah, 71 puluh satu lembar sertifikat, 156 jenis perhiasan emas seberat 973,17 gram, 1 unit mobil box yang digunakan sebagai sarana dan inova reborn yang diambil pelaku.

“Dengan penangkapan ini artinya Polda Jawa Tengah serius melaksanakan tindakan kepolisian yang terukur terhadap pelaku kejahatan” tegas Kabid Humas.

Ketujuh pelaku berinisial A, S, DI, TA. DD, DN dan DH. Kini para pelaku harus mendekam dibalik dinginnya jeruji besi dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun.

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Ganjar Tegaskan Aspirasi Terbuka Bahas UU Cipta Kerja

Kapolda Jateng Sampaikan Deklarasi Cinta Damai

HUT TNI ke 75, Kapolda Jateng Beri Kejutan Untuk Pangdam IV Diponegoro

Ganjar Apresiasi Pabrik Tahu Tak Pecat Karyawan Kala Pandemi

Ganjar Kunjungi UMKM Mebel di Kendal yang Omzetnya Meningkat Kala Pandemi

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar