HKTI Perempuan Tani Jawa Tengah Berikan Bantuan Kepada Warga Terdampak Covid-19

Nur Faisah
Ketua HKTI Perempuan Tani Jateng Nur Faisah berikan bantuan sembako di kecamatan Gayamsari, 4 Mei 2020. (FOTO: Dzap)

Terkini.id, Semarang – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia atau HKTI Perempuan Tani Provinsi Jawa Tengah berikan sejumlah bantuan paket sembako kepada warga di beberapa wilayah kota Semarang pada Senin 4 Mei 2020.

Ratusan paket sembako dibagikan langsung oleh Ketua HKTI Perempuan Tani Jawa Tengah Nur Faisah ke beberapa warga dan perwakilannya di kecamatan Gayamsari, kelurahan Gedawang dan beberapa lokasi di sekitaran kota Semarang.

Mulyantoro, Lurah Gedawang mengucapkan terimakasih kepada HKTI Perempuan Tani Jateng karena warganya telah mendapatkan bantuan.

“Terimakasih kepada HKTI Perempuan Tani, karena warga saya telah dibantu diberikan bantuan paket sembako ini. Berdasarkan catatan kami, ada sekitar 400 Kepala Keluarga yang ekonominya terdampak Covid-19. Segera nanti bantuan ini kami salurkan kepada mereka,” ujarnya.

Selain diwakilkan oleh pihak kelurahan, ada pula sebagian warga yang langsung mendatangi Pos Peduli Covid-19 yang dibuat oleh HKTI Perempuan Tani Jawa Tengah. Ani misalnya seorang wanita yang beberapa waktu lalu di PHK dari tempat kerjanya, datang langsung untuk mengambil bantuan yang telah disiapkan.

“Saya belum pernah mendapatkan bantuan semacam ini sebelumnya mas. Ini Alhamdulilah sudah dikasih sembako. Sejak di PHK dari tempat saya bekerja, penghasilan saya otomatis nol mas, sementara suami saya cuma bekerja sebagai tukang bangunan. Kalau pas kaya gini sama juga gak ada kerjaan mas, ungkap wanita 28 tahun ini.

Sementara itu agar distribusi bantuan merata, tim HKTI Perempuan Tani Jateng juga langsung turun ke jalan memberikan bantuan kepada warga khususnya mereka yang berpenghasilan harian seperti tukang becak dan pemulung.

“Alhamdulilah bu, maturnuwun bantuannya saget dimasak saget diliwet buat makan tiap hari” ujar Siti Rohkayati pemulung yang saat itu sedang di pinggir jalan Sultan Agung. Siti mengaku situasi saat ini benar-benar membuat dirinya susah, terlebih dirinya belum lama ini terkena razia Satpol PP.

Karman pengemudi becak sedang memakai masker pemberian HKTI Perempuan Tani Jateng, 4 Mei 2020. (FOTO: Dzap)

Selain Siti, ada pula Karman berusia 63 tahun. 40 tahun sudah ia berprofesi sebagai pengayuh becak dan terbiasa mangkal di sekitaran Gayamsari. Oleh Ketua HKTI Perempuan Tani Jateng Nur Faisah, Karman langsung diberikan bantuan paket sembako yang telah dikemas satu persatu sambil dirinya menanyakan kondisi Karman saat ini.

“Kalau sekarang penghasilan sehari kadang gak ada sama sekali bu. Sementara anak saya tiga, yang masih sekolah ada satu. Ya kalau buat makan kadang dibantuin saudara sih, tapi ya begitulah tau sendiri bu, ujar Karman sambil mengenakan masker pemberian Faisah.

Setelah berkeliling memberikan bantuan, akhirnya tim HKTI Perempuan Tani Jateng tiba di kantor kecamatan Gayamsari. Di lokasi terakhir ini tim juga menyalukan beberapa paket sembako kepada warga sekitar yang terdampak Covid-19.

“Sejak pagi tadi kami sudah salurkan bantuan paket sembako, masker dan hand sanitizer ke sejumlah warga. Mulai dari Gedawang, Gayamsari terus beberapa lokasi di jalan tadi langsung kita berikan. Ini merupakan program HKTI khususnya HKTI Perempuan Tani Jawa Tengah. Kalau total bantuan yang diberikan untuk provinsi Jawa Tengah jumlahnya sekitar 1000 paket bantuan, hanya saja dibagi untuk beberapa wilayah dan tidak langsung semua melainkan ada jadwal waktu yang kami buat,” pungkas Nur Faisah dengan bersemangat meskipun dirinya sedang berpuasa.

Faisah menambahkan, kegiatan ini akan terus berlangsung sesuai arahan dari HKTI Pusat. Khusus untuk Jawa Tengah dirinya optimis mampu memberikan bantuan yang terbaik bagi warga yang secara perekonomian terdampak.

“Ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap bangsa ini khususnya saudara kami di Jawa Tengah. Semoga apa yang kami lakukan mampu membantu menyambung kehidupan mereka yang saat ini benar-benar sedang dalam masa sulit. Dan kami berharap, sekaligus berdoa semoga musibah ini cepat selesai dan berlalu, agar aktivitas perekonomian dapat berjalan seperti sedia kala,” tutupnya.

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Terkait Pengamanan Pilkada, Kapolda Jateng Tidak Berencana Berkantor di Solo

Langgar Protokol Kesehatan, Pegawai Pemprov Siap-Siap Didenda Hingga Rp 500.000

Ganjar Fokus Stimulus Usaha Mikro Untuk Hadapi Resesi

Ganjar Minta Provider Seluler Tangani Area Blank Spot di Jateng

Ganjar Minta Petani Tembakau Temanggung Urung Demo ke Istana

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar