Ingin Daftar Kartu Pra Kerja, Begini Caranya

Ganjar Pranowo
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo jelaskan pekerja terdampak Covid-19 dan cara daftar Kartu Pra Kerja, 8 April 2020. (FOTO: IG Kominfo Jateng)

Terkini.id, Semarang – Bagi anda warga Jawa Tengah khususnya kota Semarang yang secara penghasilan atau pekerjaan terdampak wabah Covid-19, segera daftarkan diri anda untuk mendapatkan Kartu Pra Kerja dari pemerintah. Program ini merupakan program pemerintah pusat bagi seluruh warga negara Indonesia.

Cara dan syarat pendaftaran pun cukup mudah. Anda bisa menghubungi Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jateng dan Dinas Tenaga Kerja Kota atau Kabupaten. Selain itu anda juga bisa mendaftar secara online melalui website prakerja.go.id.

Bahkan Gubernur Jawa Tengah ikut mensosialisasikan program tersebut agar memudahkan warga dalam melakukan pendaftaran. Dikutip dari akun instagram Kominfo Jateng, Ganjar Pranowo melalui video menjelaskan syarat pendaftaran Kartu Pra Kerja yakni, Negara Indonesia berusia minimal 18 tahun dan tidak sedang melakukan pendidikan formal.

“Dengan memiliki Kartu Pra Kerja teman teman akan mendapatkan pelatihan selama 4 bulan, dengan fasilitas per orang senilai Rp. 3.550.000. Ada perinciannya 1 juta rupiah untuk anggaran pelatihan, 2,4 juta rupiah untuk uang saku dan 150 ribu rupiah untuk biaya survei,” jelas Ganjar.

Ganjar menambahkan untuk kuota Kartu Pra Kerja di Jawa Tengah berjumlah 421.705 orang dengan anggaran sebesar Rp. 1,49 Triliun dan hingga tanggal 7 April 2020, baru sekitar 19 ribu orang yang mendaftar.

Seperti diketahui sebelumnya, data dari Kominfo Jateng per tanggal 6 April 2020 sebanyak 191 perusahaan terdampak Covid-19 dengan jumlah pekerja terdampak sebanyak 148.791 orang. Dan yang dirumahkan atau di PHK sebanyak 24.240 orang.

Sementara itu Kominfo Jateng juga melampirkan kebijakan yang dikeluarkan oleh Presiden RI Joko Widodo tertanggal 9 April 2020 tentang Program Khusus Ketenagakerjaan dalam menghadapi pandemi Covid-19 antara lain:

  1. Program Kartu Pra Kerja negara menganggarkan Rp. 20 Triliun untuk 5,6 juta orang di seluruh Indonesia.
  2. Program Padat Karya Tunai sebesar Rp. 16,9 Triliun. Dari Kementerian Desa ditargetkan 59 ribu tenaga kerja, Kementerian PUPR menargetkan 530 ribu tenaga kerja dan beberapa kementerian lain, seperti Kementerian Pertanian, Kementerian Perikanan dan Kelautan serta Kementerian Perhubungan.
  3. Program Keselamatan Polri mirip Kartu Pra Kerja yang mengkombinasikan bantuan sosial dan pelatihan. Targetnya 197 pengemudi taksi, sopir bus atau truk dan kernet akan diberikan insentif 600 ribu rupiah per bulan selama 3 bulan.

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Kapolri Idham Azis Pimpin Wisuda 293 Taruna Akpol

Untuk Kawasan Yang Tidak Memiliki SMA/SMK Negeri, Pemprov Punya Solusi

Ganjar Tinjau Produksi Furnitur Semarang Langganan Artis Hollywood

Upacara Peringatan HUT Bhayangkara ke-74 Dilakukan Virtual

Dua Daerah Masih Merah Covid-19, 11 Daerah Butuh Perhatian Khusus

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar