Keuskupan Agung Semarang Jadwalkan Misa Online Untuk Hari Ini 10 April 2020

Misa Online Semarang
Jadwal Misa Online Keuskupan Agung Semarang, 10 April 2020. (FOTO: KOMSOS Keuskupan Agung Semarang)

Terkini.id, Semarang – Dikutip dari laman web tirto.id, Uskup Agung Semarang Monsinyur Robertus Rubiyatmoko dalam surat edaran tertanggal 23 Maret 2020 lalu yang ditujukan kepada umat dan hierarki gereja setempat, menyebutkan bahwa untuk sementara waktu meniadakan kegiatan Pekan Suci Paskah, dengan pertimbangan situasi wabah Corona saat ini.

Jadwal semula yang ditetapkan adalah 15 hari terhitung sejak 20 Maret hingga 3 April 2020, namun karena situasi belum memungkinkan maka keuskupan memperpanjang masa darurat peribadatan dengan meniadakan semua kegiatan gereja yang melibatkan banyak orang sampai dengan 30 April 2020 atau sampai ada kebijakan baru. Sebagai pengganti kegiatan tersebut, akan dilakukan Misa secara online atau daring melalui live streaming youtube dan radio.

Keuskupan Agung Semarang melalui situs resminya kas.or.id telah mengeluarkan petunjuk praktis Ibadat Jumat Agung secara online atau daring antara lain:

  1. Ibadat Jumat Agung untuk mengenang sengsara dan wafat Tuhan Yesus akan dilakukan secara sederhana di rumah masing-masing.
  2. Untuk penghormatan kepada Yesus yang tersalib, umat dapat mempersiapkan salib dan meletakan di atas meja altar diapit salib.
  3. Akan ada berkat salib keluarga.
  4. Saat penyembahan salib, umat bisa lakukan penyembahan dengan memandang salib yang tampak di layar atau dengan menghormati salib keluarga yang telah disiapkan.

Misa Online Keuskupan Agung Semarang akan dilakukan satu kali pada Jumat 10 April 2020, pukul 15.00 WIB dari Gereja Katedral Semarang. Rencananya Misa akan dipimpin oleh Mgr. Robertus Rubiyatmoko dan bisa diikuti melalui live streaming Youtube channel KOMSOS Keuskupan Agung Semarang.  

Sementara itu, Stefanus Agung salah seorang umat yang kami wawancara lewat telepon mengungkapkan bahwa dirinya masih agak janggal dengan rencana tersebut karena baru pertama kali.

“Menurut saya ini memang agak janggal pertama kali melakukan, akan tetapi bila melihat bahwa di gereja itu cenderung saat misa Tri Hari Suci pasti padat jadi ini adalah hal terbaik untuk mencegah Covid-19,” ujarnya. 

Ketika ditanya bagaimana dirinya memaknai Paskah di tengah musibah dunia ini, dengan nada bergetar Stefanus Agung menjawab,

“secara pribadi saya terharu. Saat kondisi normal kadang kita lupa jadwal Misa jam berapa. Bahkan kita masih telat datang ke Gereja dengan berbagai alasan. Ini mungkin saatnya telinga hati kita dibersihkan sehingga kita selalu mendengar sapaan Tuhan pada umatnya.”

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Kapolri Idham Azis Pimpin Wisuda 293 Taruna Akpol

Untuk Kawasan Yang Tidak Memiliki SMA/SMK Negeri, Pemprov Punya Solusi

Ganjar Tinjau Produksi Furnitur Semarang Langganan Artis Hollywood

Upacara Peringatan HUT Bhayangkara ke-74 Dilakukan Virtual

Dua Daerah Masih Merah Covid-19, 11 Daerah Butuh Perhatian Khusus

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar