HKTI Bantu Petani Indonesia Pasarkan Produk Pertanian di Tengah Wabah Corona

HKTI Bantu Petani Indonesia Pasarkan Produk Pertanian di Tengah Wabah Corona

Yeni Eka Ayu Ningtias

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Semarang - Ditemui dikediamannya, Ketua Perempuan Tani HKTI Provinsi Jawa Tengah Nur Fausiah mengatakan bahwa saat ini Himpunan Kerukunan Tani Indonesia telah bekerjasama dengan beberapa petani binaan HKTI untuk mempersiapkan pasokan bahan makanan yang akan digunakan dalam penanggulangan wabah Covid-19.

Tentunya dengan demikian HKTI juga membantu memberikan solusi terhadap kesulitan petani menjual produknya sebagai akibat lesunya permintaan dari konsumen karena situasi saat ini. Nantinya pasokan bahan makanan dari petani tersebut akan dibayar secara tunai saat tiba di lokasi. 

Nur Faisah menambahkan selain memberikan solusi membantu memasarkan produk dari petani, HKTI juga memberikan bantuan bibit atau benih padi kepada para petani dan saat ini sudah dapat dinikmati hasilnya.

"Kami dari HKTI terus berupaya mendukung jerih payah petani kita. Untuk itu arahan dari Ketum untuk membantu mulai dari pemberian bibit hingga pemasaran sudah kita lakukan. Seperti contoh belum lama ini di kabupaten Dharmasraya Sumatera Barat, baru saja langsungkan panen raya padi. Dan Ketua Umum Pak Moeldoko yang memberikan bantuan bibit padi varietas M70 D tersebut. Alhamdulilah panen kemarin mencapai 10,5 ton gabah per hektarnya dangan masa tanam sekitar 2 bulan," ujarnya. 

Dirinya juga menekankan bahwa ini merupakan bentuk ketahanan pangan yang luar biasa karena jumlah panen yang cukup memuaskan.

"Untuk panen di Dharmasraya ini menurut kami sangat luar biasa, karena bisa mencapai 10 ton lebih per hektarnya. Padahal pengakuan kelompok tani disana, sebelum menggunakan bibit bantuan kami mereka hanya mampu menghasilkan panen sekitar 6 ton per hektar. Harapan kami panen di Dharmasraya bisa menjadi semangat bagi wilayah lain di Indonesia, dan khususnya di Jawa Tengah terlebih dengan situasi sulit saat ini," ujar wanita yang akrab disapa Faisah ini. 

"Dan untuk hasil panen raya seperti kabupaten Dharmasraya tidak menutup kemungkinan hasilnya nanti akan digunakan sebagai stok cadangan pasokan makanan dalam membantu penanganan wabah Covid-19," tutupnya.